Aku sering mengutuki sepi, mengutuki malam yang terasa sangat panjang.Aku ingin segera pagi, melihat kembali semburat cahaya menyembul dari timur.Musim kemarau tak kalah sendu nya seperti musim penghujan bagiku.Bedanya, doaku mengalir lebih indah berarakan di antara tetesan hujan antara Oktober-April.Dan, tidurku lebih pulas karena gemuruh petir membuatku tak ingin lama terjaga.Aku benci kegelisahan hati ini yang tak bisa kukabarkan pada siapa pun, tak bisa kubagi meski hanya pada kamu di imajiku.Aku ingin bercerita tentang masa-masa yang mungkin tak pernah kau sangka-sangka.Ada suatu masa hidupku terasa sudah di ujung jurang, tanpa harapan.Ada suatu masa hidupku terasa sangat hampa, hingga seolah tak ada guna aku masih ada di dunia.Ada suatu masa hidupku terasa sia-sia.Baru kemarin aku bertanya pada Tuhan, untuk apa aku diciptakan jika hanya gelisah yang kurasakan.Tuhan tidak menjawab, tapi Ia tunjukkan padaku ketidakberuntungan kawan-kawan.Aku malu masih suka mengeluh ini itu.Terima kasih, Tuhan, kemarin tak kau cabut nyawaku, seperti mauku.
Senin, 11 September 2017
Terima Kasih, Tuhan
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
12:18:00 PM
Sabtu, 16 April 2016
Maya's Day Part 1
Menikah adalah momen-momen yang paling ditunggu hampir semua orang, khususnya wanita. Siapa sih yang ga pengen nikah? Mungkin ada beberapa orang yang akan jawab " nanti aja " saat ditanya " kapan nikah? " tapi bukan berarti ga kepingin nikah kan?! Hampir semua manusia pasti ingin menikah, untuk kapannya, urusan Tuhan :) *mencoba bijak*
Di usia yang sebentar lagi menginjak 24, satu persatu teman-teman melepas masa lajangnya. Jangan salah, ga cuma teman-teman perempuan, beberaapa teman-teman laki-laki pun banyak yang menikah. Waktu sahabat aku, Maya, bilaang mau nikah, I was super excited. Huuuhhh seneng-seneng iri gitu, tapi iri yang memotivasi, iri yang menimbulkan pertanyaan, "terus gue kapan dong?" huhuhu...
Setelah Maya dateng ke rumah buat nganter bahan seragam, aku langsung membanyangkan bikin bridal shower buat Maya, tapi saat itu masih daalam bayangan aja belum sempet aku ceritain ke siapa-siapa. Eh ternyata keduluan Nurma buat ngajakin bikin bridal shower buat Maya.
Akhirnya disepakati bridal shower untuk Maya diadakan tepat seminggu sebelum Maya melepas masa lajangnya. Segala persiapan satu persatu dilakukan, menjelang hari H, yang masih jadi benang kusut adalah lokasi pelaksanaan. Kami para bridesmaid agak kesulitan untuk cari tempat yang pas, murah, dan tanpa booking (mengingat harga booking tempat makan biasanya mahaal). Akhirnya disepakati untuk bikin bridal showernya di rumah aja. Untuk rumah siapanya, lagi-lagi masih jadi benang kusut. Belum lagi persiapan lain-lainya masih belom beres, sesungguhnya aagak pesimis acaranya bakal berjalan sesuai harapaan, sampai akhirnya disepakat kalau acaranya diadakan di rumah aku. Kenapa ga di rumah calon pengantin? Karena kebetulan Maya juga lagi sibuk-sibuknya nyiapin ini-itu, kasian kalau rumahnya masih harus "diacak-acak" juga. Dan acaranya dilaksanakan di malam hari, karena sorenya Maya harus nyebar undangan dulu.
Saat hari H, banyak banget kendala yang kami alami, lagi-lagi agak khawatir acara ga berjalan mulus :( Belum lagi hujan yang ga kunjung berhenti mengguyur Bogor dan sekitarnya dari siang. Tapi berkat usaha dan doa 7 wanita kece dan sang calon pengantin, akhirnya acara berjalan lancar, malah serunya melebihi ekspektasi aku sendiri, meskipun waktu dimulainya agak molooorr :P
Acara dimulai dengan doa (HARUS WAJIB. terima kasih ya Allah yang sudah melancarkan acara), penyelempangan, pemberian mahkota dan bunga, kemudian foto-foto, dilanjut potong kue (part paling aku tunggu-tunggu hwahahaha). Nah yang paling seru adalah saat GAMES. Iyaaahhh, si calon pengantin dikerjaain abiss-abisan, dicemongin sana-sini. Maaf ya, neng Maya yang aduhai cantik meskipun udah cemong :* Dan acara pun berakhir pukul 22.00. Tapi rasanya masih kurang aja. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan seru. Next siapa yah yang akan dikerjain selanjutnya??
to be continued~
Di usia yang sebentar lagi menginjak 24, satu persatu teman-teman melepas masa lajangnya. Jangan salah, ga cuma teman-teman perempuan, beberaapa teman-teman laki-laki pun banyak yang menikah. Waktu sahabat aku, Maya, bilaang mau nikah, I was super excited. Huuuhhh seneng-seneng iri gitu, tapi iri yang memotivasi, iri yang menimbulkan pertanyaan, "terus gue kapan dong?" huhuhu...
Setelah Maya dateng ke rumah buat nganter bahan seragam, aku langsung membanyangkan bikin bridal shower buat Maya, tapi saat itu masih daalam bayangan aja belum sempet aku ceritain ke siapa-siapa. Eh ternyata keduluan Nurma buat ngajakin bikin bridal shower buat Maya.
Akhirnya disepakati bridal shower untuk Maya diadakan tepat seminggu sebelum Maya melepas masa lajangnya. Segala persiapan satu persatu dilakukan, menjelang hari H, yang masih jadi benang kusut adalah lokasi pelaksanaan. Kami para bridesmaid agak kesulitan untuk cari tempat yang pas, murah, dan tanpa booking (mengingat harga booking tempat makan biasanya mahaal). Akhirnya disepakati untuk bikin bridal showernya di rumah aja. Untuk rumah siapanya, lagi-lagi masih jadi benang kusut. Belum lagi persiapan lain-lainya masih belom beres, sesungguhnya aagak pesimis acaranya bakal berjalan sesuai harapaan, sampai akhirnya disepakat kalau acaranya diadakan di rumah aku. Kenapa ga di rumah calon pengantin? Karena kebetulan Maya juga lagi sibuk-sibuknya nyiapin ini-itu, kasian kalau rumahnya masih harus "diacak-acak" juga. Dan acaranya dilaksanakan di malam hari, karena sorenya Maya harus nyebar undangan dulu.
Saat hari H, banyak banget kendala yang kami alami, lagi-lagi agak khawatir acara ga berjalan mulus :( Belum lagi hujan yang ga kunjung berhenti mengguyur Bogor dan sekitarnya dari siang. Tapi berkat usaha dan doa 7 wanita kece dan sang calon pengantin, akhirnya acara berjalan lancar, malah serunya melebihi ekspektasi aku sendiri, meskipun waktu dimulainya agak molooorr :P
Acara dimulai dengan doa (HARUS WAJIB. terima kasih ya Allah yang sudah melancarkan acara), penyelempangan, pemberian mahkota dan bunga, kemudian foto-foto, dilanjut potong kue (part paling aku tunggu-tunggu hwahahaha). Nah yang paling seru adalah saat GAMES. Iyaaahhh, si calon pengantin dikerjaain abiss-abisan, dicemongin sana-sini. Maaf ya, neng Maya yang aduhai cantik meskipun udah cemong :* Dan acara pun berakhir pukul 22.00. Tapi rasanya masih kurang aja. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan seru. Next siapa yah yang akan dikerjain selanjutnya??
to be continued~
![]() | |
| Para Jomblowati di belakang layar yang super riweuh <3 |
![]() |
| Tim Komplit ga pake telur rebus ya :p |
![]() |
| Bonus foto anak cantik :D |
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
8:40:00 PM
Minggu, 20 Maret 2016
Sore itu, antara aku dan TUHAN
Akhirnya tangisku pecah. Senduku yang sudah kutahan sekian lama akhirnya berujung mukena yang basah. Kudekap lututku, tangisku mulai sesenggukan, kubutuh hangatnya pelukan, pikurku saat itu. Tapi tak ada pelukan, sentuhan pun tak ada. Karena saat itu hanya aku dan TUHAN.TUHANKurindu jarak sedekat itu.Kurindu deraian air mata itu.TUHANAku kelabu. Kusedang mencari. Mencari segala jawaban yang berkecamuk dipikiranku selama ini. TUHAN... tangisku pecah lagi.Kubelum menemukannya, entahlah bertemu dengannya sudah atau belum. Ia, yang entah sering kusebut-sebut namanya atau justru tak pernah kutemui sama sekali. TUHAN. Aku masih mencari...Mencari yang entah sampai kapanMaafkan aku, TUHAN... maafkan aku yang sering mempertanyakan.
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
11:16:00 PM
Sabtu, 23 Januari 2016
Ngopi-ngopi Cantik
Tanggal 9 kemarin aku, hepi, dian, jeni, dan ica akhirnya
ketemuan lagi setelah berbulan-bulan ga bisa quality time. Kami cuma jalan ke
daerah Depok sih, cari tengah-tengah hihi, maklumlah anak kampung kayak aku,
suka heboh kalau diajak main ke Jakarta atau Tangerang, kebanyakan mall-nya
kaka.
Awalnya kita penasaran sama salah satu cafe di daerah
margonda, namanya Cafe Whatsup. Menunya cemacem harga mahasiswa, maklumlah sebelahan
sama kampus terkenal se-Depok Raya dan sekitarnya. Akhirnya kami cuss ke sana. Lumayan siiih
tempatnya cukup unik dan nyaman. Apalagi pas kami ke sana masih sepi, belum jamnya makan
siang soalnya. Tapi sayang persediaan roti bakarnya kosong, padahal pengen coba
banget roti bakar greentea nya. Iya rasa greentea, mainstream abis banget ya guwe, huuffftttt... Karena kebetulan tanggal 6 nya Ica ulang tahun, jadilah kami bikin kejutan kecil-kecilan buat Ica. Kalau Ica baca blog ini, sekali lagi HAPPY BIRTHDAY ICA <3 <3
Setelah itu kami ngopi cantik sambil lebih banyak gosyiip nya.
Dan berakhirlah janjian beli tas yang sama, WANITAAAAAA....
![]() |
| Photo taken by Eka Nurzaini a.k.a Jeni |
![]() |
| Sebelum pulang, sempetin foto dulu :) |
Semoga bisa ber-quality time lagi dan lagi, tapi jangan sering-sering juga ya, lumayan lah itu ngopi-ngopi cantik seharga tiga kali makan pas jaman nge-kos dulu :p
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
1:20:00 AM
Sabtu, 17 Oktober 2015
Bye Galau
Ceritanya niat awal buka laptop adalah kepingin buat postingan GALAU (iya harus di capslock), sudah siap lagu galau supaya nanti tulisannya jadi semakin galau, dan sudah sempet nulis-nulis di notebook beberapa kalimat yang kalau ga segera di tulis akan lupa. Tapi pas buka email, semua niat dan persiapan tadi terlupakan sudah.
Ternyata setelah seminggu ga buka email, cukup banyak notif komentar di dua blog aktif aku. Ya memang aku anaknya rada sedikit-sedikit curcol, jadi butuh banyak media untuk menampung curahan hati. Jadilah akhirnya bales-balesin komentar satu-persatu.
Waaah ada komen Ka Indi
Dan yang paling mengejutkan sekaligus menyenangkan, salah satu postingan aku di blog ini di komentarin sama blogger dan novelis papan atas tanah air, Ka Indi, nih buktinya biar ga dikira HOAX hehee:
Ka Indi adalah salah satu blogger yang menginspirasi aku untuk terus menulis. Setiap kali baca blog nya Ka Indi, rasanya pengen nulis juga. Hasrat untuk menulisnya semakin meningkat. Ga tau sih pastinya gimana Ka Indi bisa nyasar ke blog aku, kemungkinan karena beberapa waktu lalu aku komentar di salah satu postingan Ka Indi. Ahhh terharuuu :'(
Aku udah follow blog Ka Indi cukup lama, dan postingan baru Ka Indi sangat aku tunggu-tunggu. Pertama kali tau Ka Indi dari twitter beberapa tahun yang lalu, kemudian nge-follow blognya. Penasaran sama buku-bukunya Ka Indi, apalagi yang "Waktu Aku Sama Mika", tapi aku sangat kurang beruntung, karena aku sudah cari buku itu di beberapa toko buku, selalu ga ketemu. Makanya excited banget saat tau novel yang aku cari-cari itu bakal di film kan. Aku sampai rela-relain nonton sendirian ke bioskop demi bisa nonton film "Mika".
Tentang blog yang satu lagi
Blog aku satu lagi, sudah lumayan rame *yeeeee* meskipun followersnya baru dua. Satu, follower beneran, satu lagi ya AKU yang nge-follow blog sendiri, kesian yaa!! Yah meskipun begitu, kita harus tetap semangat menulis. Mungkin tulisan kita bisa menginspirasi orang lain, kalau ga menginspirasi, mungkin bisa menghibur, kalau ga menghibur, mungkin bisa bikin orang lain punya kerjaan buat baca tulisan kita, yaaaahhh kalau mereka mau baca itu juga :(
Nah mungkin ada yang penasaran sama blog aku yang satu lagi dan berkenan untuk mem-follow, sila buka di sini. Nah untuk yang penasaran sama sosok menyenangkan Ka Indi, salah satu blogger yang menginspirasi aku di dunia tulis-menulis, sila mampir ke sini.
Selamat bermalam minggu teman-teman semuanya :)
Ternyata setelah seminggu ga buka email, cukup banyak notif komentar di dua blog aktif aku. Ya memang aku anaknya rada sedikit-sedikit curcol, jadi butuh banyak media untuk menampung curahan hati. Jadilah akhirnya bales-balesin komentar satu-persatu.
Waaah ada komen Ka Indi
Dan yang paling mengejutkan sekaligus menyenangkan, salah satu postingan aku di blog ini di komentarin sama blogger dan novelis papan atas tanah air, Ka Indi, nih buktinya biar ga dikira HOAX hehee:
Ka Indi adalah salah satu blogger yang menginspirasi aku untuk terus menulis. Setiap kali baca blog nya Ka Indi, rasanya pengen nulis juga. Hasrat untuk menulisnya semakin meningkat. Ga tau sih pastinya gimana Ka Indi bisa nyasar ke blog aku, kemungkinan karena beberapa waktu lalu aku komentar di salah satu postingan Ka Indi. Ahhh terharuuu :'(
Aku udah follow blog Ka Indi cukup lama, dan postingan baru Ka Indi sangat aku tunggu-tunggu. Pertama kali tau Ka Indi dari twitter beberapa tahun yang lalu, kemudian nge-follow blognya. Penasaran sama buku-bukunya Ka Indi, apalagi yang "Waktu Aku Sama Mika", tapi aku sangat kurang beruntung, karena aku sudah cari buku itu di beberapa toko buku, selalu ga ketemu. Makanya excited banget saat tau novel yang aku cari-cari itu bakal di film kan. Aku sampai rela-relain nonton sendirian ke bioskop demi bisa nonton film "Mika".
Tentang blog yang satu lagi
Blog aku satu lagi, sudah lumayan rame *yeeeee* meskipun followersnya baru dua. Satu, follower beneran, satu lagi ya AKU yang nge-follow blog sendiri, kesian yaa!! Yah meskipun begitu, kita harus tetap semangat menulis. Mungkin tulisan kita bisa menginspirasi orang lain, kalau ga menginspirasi, mungkin bisa menghibur, kalau ga menghibur, mungkin bisa bikin orang lain punya kerjaan buat baca tulisan kita, yaaaahhh kalau mereka mau baca itu juga :(
Nah mungkin ada yang penasaran sama blog aku yang satu lagi dan berkenan untuk mem-follow, sila buka di sini. Nah untuk yang penasaran sama sosok menyenangkan Ka Indi, salah satu blogger yang menginspirasi aku di dunia tulis-menulis, sila mampir ke sini.
Selamat bermalam minggu teman-teman semuanya :)
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
8:10:00 PM
Kamis, 24 September 2015
SKRIPSWEAT
Kok judulnya skripsweat sih? Karena skripshit atau skripsweet sudah terlalu mainstream -Turfa, satu tahun ngerjain skripsi-.
Selamat malam jumat, teman-teman (kok rada horor ya kalo denger kata malam jumat hihih). Selamat hari raya idul adha untuk semua teman-teman yang merayakan.
Apa kabar kalian?
Kalau hati kalian gimana?
(
Tenang, kali ini aku ga akan bahas tentang hati kok, tapi bahas yang lebih serius, tentang jodoh *langsung close tab* :'( jangan tinggalkan aku...
Kali ini mau cerita lika-liku kehidupanku beberapa bulan belakangan, kali aja diantara kalian ada yang penasaran dan kepo, atau mungkin diantara kalian bisa baca postingan ini karena hasil pencarian namaku di mbah google saking kepingin tau banget tentang aku *kalian pingin muntah kan? muntahkan sajaaaaa* :(
Akhirnya setelah perjalanan panjang berliku, penuh kerikil, aku mendapatkan ijazah *menyanyikan lagu wajib nasional* karena apalah arti wisuda kalau ijazahmu belum kamu terima atau bahkan ditahan sama pihak kampus. Camkan itu teman-teman!! Wisuda hanyalah selebrasi, dan ijazah adalah bukti- Turfa, 23 thn, kuliah 5 tahun.
Butuh waktu lebih dari satu tahun buat aku dari menentukan judul sampai akhirnya mendapatkan ijazah. Bagi sebagian orang mungkin waktu tersebut cukup lama bahkan lama banget, tapi bagi sebagian orang yang lain, hal itu prestasi, dan sebagian orang yang menganggap hal tersebut prestasi adalah, AKU.
KULIAH. Kuliah itu ga seperti sekolahan yang bisa lulus bersamaan. Banyak banget faktor yang menyebabkan kita bisa lulus di waktu berbeda, meskipun satu angkatan, satu kelas, satu peminatan, satu pembimbing, judul berkaitan, atau bahkan pengujinya sama. Karena saat kuliah keenceran otak bukan faktor paling utama kamu bisa berhasil lulus dengan cepat. Mungkin secara nilai, kamu yang berotak encer bisa mendapatkan IPK tinggi, tapi untuk urusan ngerjain skripsi, banyak-banyak doa aja.
Jujur, di awal-awal ngerjain skripsi aku berusaha mengerjakan sebaik mungkin sesuai panduan pengerjaan skripsi yang baik dan benar, dan say no to cheating. Pokoknya harus perfeksionis lah akhir dan prosesnya. Tapi pada akhirnya, yang penting skripsi kelar.
Di fakultasku, sedikit banget yang bisa lulus tepat waktu, 4 tahun. Kurang dari itu, ga ada. Alasan utamanya kami dituntut menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan minimal 8 variabel. Buat teman-teman yang suka tanya, "kapan lulus?", "udah lulus belum?", "kapan wisuda?" rasanya minta digigit banget, apalagi nanyanya saat lagi pusing ngerjain skripsi. Tips buat kalian yang punya teman atau saudara yang lagi ngerjain skripsi, disupport (bantu ngetikin, bawain makanan, pijitin, dll) dan doakan. Udah gitu aja, ga perlu banyak tanya. Diam, support, dan doakan.
Ga semua orang mengalami kerikil-kerikil menuju kata "lulus". Banyak juga yang mulus-mulus aja, tiba-tiba wisuda aja. Prosesnya beda-beda bisa karena banyak hal. Semisal beberapa universitas ga menerapkan pengerjaan skripsi sebagai kewajiban, jadi ikut semacam tes kelulusan aja. Ada juga dipengaruhi judul, ada yang hoki milih judul yang ga nyusahin dan ada yang sebaliknya. Kemudian pembimbing, pembimbing adalah faktor penting cepat atau tidaknya kelulusan kamu. Kenapa? karena ga semua pembimbing bisa kita temui sesuka hati, ada yang perlu janjian dulu, dan ada juga yang udah bikin janji tapi dicancel. Tapi bagaimanapun mereka lah yang paling berjasa atas kelulusanmu :)
Revisi. Hanya satu kata yang terdiri dari 6 huruf, tapi bisa jadi mimpi buruk bagi sebagian mahasiswa yang sedang ngerjain skripsi. Sebegitu menyeramkannya kah? No comment!
(
Nah untuk aku pribadi, ngerjain skripsi selama itu, punya sisi positif dan negatifnya;
(-)
1. Inem diserang pasukan jerawat
2. Menghabiskan biaya yang ga sedikit
3. Lelah sama pertanyaan, "kapan lulus?"
4. Sensitif sama kata revisi
(+)
1. Level sabar meningkat
2. Lumayan lah jadi lebih paham tentang statistika
3. Alhamdulillah dapet kesempatan ber-email sama profesor dan doktor di Jerman sana.
4. Dikenal dosen (kadang ada enaknya kadang juga ga)
5. Sekarang aku KURUSAN lho, ga perlu DIET guys.
Yah meskipun skripsi merupakan ujian terbesar dalam kehidupan perkuliahan, tapi percayalah skripsi mengajarkan kita banyak hal, bayangin aja kalau kita ngerjain skripsi puluhan sampai ratusan lembar seorang diri, berapa banyak ilmu baru yang kita dapatkan, skripsi juga mengajarkan kita untuk berpikir secara sistematis, dan banyak hal positif lain yang sebenarnya terkandung dalam kata SKRIPSI.
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
8:44:00 PM
Senin, 24 Agustus 2015
Selamat Tinggal
"Rupanya sakit adalah tabib terbaik bagi luka" -Seorang teman-
Selamat tinggal luka, sakit, perih, aku akan berlari sejauh aku mampu, aku akan melompat setinggi yang kubisa. Kau akan tetap jadi kenangan masa lalu. Hii... selamat berpisah lagi, air mata yang telah mengering seiring berjalannya waktu. Karena sakit ini, aku belajar untuk mengatakan "selamat tinggal".
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
6:29:00 PM
Minggu, 19 Juli 2015
Jangan/ Ga usah dibaca
Haaiii, i'm back...
Oke akhirnya memaksakan diri untuk menulis lagi meskipun masih agak-agak "alergi" nulis atau lebih parahnya "paronoid", karena denger kata "nulis" aja yang keinget skripsian dan revisian yang ga berkunjung berakhir. Sedikit cerita kalau aku sudah mendapat gelar nona Turfa Mirrotun Nujjiya, S.Psi tapi masih dalam proses terengah-engah nyelesain revisian. Kayaknya lebih gampang ngerjain skripsi, cuma nurutin maunya pembimbing dan maunya diri sendiri. Sedangkan yang namanya revisian harus nurutin kemauan panya pe-revisi yang bikin sebel, rasanya pengen teriak "kenapa ga dari dulu aja revisinya, sebelum semuanya udah mau beres" (ahhh kalau curhat tentang skripsi ga pernah kelar, aku lelah...)
Dan sekarang ga tau mau nulis apa *krik krik*
--
---
----
-----
------
-------
--------
---------
----------
-----------
------------
-------------
(postingan apa ini?? kenapa banyak strip begini??)
Hari ini makan donut rasa greentea (yang rasanya manis gula doang, ga ada greentea-greenteanya) di dunkin donuts, baru makan seperempat aku sudah enek kepengen muntah, saudara-saudara. Bukan rasanya yang ga enak, tapi aku ga suka makanan yang extra manis (PENTING) (gatau apa pentingnya ditulis di sini).
Lalu tiba-tiba layar laptop jadi putih, terus harus dimatikan paksa yang artinya harus nyalain laptor dari awal, tapi untungnya tulisan ini sudah tersimpan secara otomatis. Terima kasih banyak yang sudah menemukan teknologi menyimpan tulisan secara otomatis, aku ga perlu capek-capek nulis lagi, meskipun tulisan ga penting sekalipun.
Kemudian bingung lagi mau tulis apa lagi mau cerita apa lagi. Atulah cicak lewat kek, biar bisa ada yng diceritain *krik krik krik krik krik krik krik* kemudian sunyi tinggal suara kipas angin yang super berisik. Aku mah apa atuh, kamar aja masih pake kipas angin, belum terjamah AC. Bapak bingung mau pasang AC di mana, soalnya di seluruh ruangan di rumah panas semua. Dipakein AC semua nanti siapa yang mau bayar tagihan listriknya?!?! Dan akhirnya bapak ga beli-beli AC satu pun. Dan setiap kali aku sakit, bapak selalu bilang aku masuk angin karena pake kipas angin mulu. Padahal kalau tengah malem aku kepanasan dan kemudian keringetan, aku jadi uring-uringan ga bisa tidur atau lebih parahnya jadi gatel-gatel. Kalau udah gatel-gatel, aku suka garuk-garuk, padahal kulit aku sensitif parah (kulitnya cenderung lebih tipis dari kulit normal), jadi gampang luka. Kalau udah luka, sembuhnya lama (sama kayak hati). Ngilangin lukanya bisa berbulan-bulan, jadi kalau banyak bekas lukanya harus ke dokter kulit, kan keluar biaya lagi. Kalau masuk angin doang, tinggal dipijet bapak (ada alesan minta dipijet bapak), bapak pijetannya enak banget lho!!
Hati aku juga gampang terluka lho! (anaknya keukeuh, senengnya bikin pernyataan berkali-kali supaya orang-orang lebih yakin)
Kemudian ga ada ide lagi buat nulis...
*ngupil*
Tenang, idungnya lagi bersih jadi ngupil kali ini ga menghasilkan apa-apa. Ga ada yang ditempel ke bawah meja or pinggiran laptop (gausah dibayangin juga keleus).
Nulis apa lagi??
Dari awal pun udah dibilangin kalau ini adalah postingan sedikit maksa, jadi emang ga ada ide buat nulis, yang penting nulis aja.
-END-
Please jangan ilfil sama aku ya, janji deeeh next aku akan bikin tulisan berbobot :D
Happy holiday, ppl
Happy eid mubarak for all moslem friends in the universe *tebar kiss ala ala breana* (breana siapa, tur? gugling ajaaaah :DDD )
Oke akhirnya memaksakan diri untuk menulis lagi meskipun masih agak-agak "alergi" nulis atau lebih parahnya "paronoid", karena denger kata "nulis" aja yang keinget skripsian dan revisian yang ga berkunjung berakhir. Sedikit cerita kalau aku sudah mendapat gelar nona Turfa Mirrotun Nujjiya, S.Psi tapi masih dalam proses terengah-engah nyelesain revisian. Kayaknya lebih gampang ngerjain skripsi, cuma nurutin maunya pembimbing dan maunya diri sendiri. Sedangkan yang namanya revisian harus nurutin kemauan panya pe-revisi yang bikin sebel, rasanya pengen teriak "kenapa ga dari dulu aja revisinya, sebelum semuanya udah mau beres" (ahhh kalau curhat tentang skripsi ga pernah kelar, aku lelah...)
Dan sekarang ga tau mau nulis apa *krik krik*
--
---
----
-----
------
-------
--------
---------
----------
-----------
------------
-------------
(postingan apa ini?? kenapa banyak strip begini??)
Hari ini makan donut rasa greentea (yang rasanya manis gula doang, ga ada greentea-greenteanya) di dunkin donuts, baru makan seperempat aku sudah enek kepengen muntah, saudara-saudara. Bukan rasanya yang ga enak, tapi aku ga suka makanan yang extra manis (PENTING) (gatau apa pentingnya ditulis di sini).
Lalu tiba-tiba layar laptop jadi putih, terus harus dimatikan paksa yang artinya harus nyalain laptor dari awal, tapi untungnya tulisan ini sudah tersimpan secara otomatis. Terima kasih banyak yang sudah menemukan teknologi menyimpan tulisan secara otomatis, aku ga perlu capek-capek nulis lagi, meskipun tulisan ga penting sekalipun.
Kemudian bingung lagi mau tulis apa lagi mau cerita apa lagi. Atulah cicak lewat kek, biar bisa ada yng diceritain *krik krik krik krik krik krik krik* kemudian sunyi tinggal suara kipas angin yang super berisik. Aku mah apa atuh, kamar aja masih pake kipas angin, belum terjamah AC. Bapak bingung mau pasang AC di mana, soalnya di seluruh ruangan di rumah panas semua. Dipakein AC semua nanti siapa yang mau bayar tagihan listriknya?!?! Dan akhirnya bapak ga beli-beli AC satu pun. Dan setiap kali aku sakit, bapak selalu bilang aku masuk angin karena pake kipas angin mulu. Padahal kalau tengah malem aku kepanasan dan kemudian keringetan, aku jadi uring-uringan ga bisa tidur atau lebih parahnya jadi gatel-gatel. Kalau udah gatel-gatel, aku suka garuk-garuk, padahal kulit aku sensitif parah (kulitnya cenderung lebih tipis dari kulit normal), jadi gampang luka. Kalau udah luka, sembuhnya lama (sama kayak hati). Ngilangin lukanya bisa berbulan-bulan, jadi kalau banyak bekas lukanya harus ke dokter kulit, kan keluar biaya lagi. Kalau masuk angin doang, tinggal dipijet bapak (ada alesan minta dipijet bapak), bapak pijetannya enak banget lho!!
Hati aku juga gampang terluka lho! (anaknya keukeuh, senengnya bikin pernyataan berkali-kali supaya orang-orang lebih yakin)
Kemudian ga ada ide lagi buat nulis...
*ngupil*
Tenang, idungnya lagi bersih jadi ngupil kali ini ga menghasilkan apa-apa. Ga ada yang ditempel ke bawah meja or pinggiran laptop (gausah dibayangin juga keleus).
Nulis apa lagi??
Dari awal pun udah dibilangin kalau ini adalah postingan sedikit maksa, jadi emang ga ada ide buat nulis, yang penting nulis aja.
-END-
Please jangan ilfil sama aku ya, janji deeeh next aku akan bikin tulisan berbobot :D
Happy holiday, ppl
Happy eid mubarak for all moslem friends in the universe *tebar kiss ala ala breana* (breana siapa, tur? gugling ajaaaah :DDD )
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
9:57:00 PM
Sabtu, 02 Mei 2015
Happy birthday to me
Selamat malam minggu untuk seluruh temana-teman yang merayakan :)
Oh iya sekarang tanggal berapa ya? Hah..tanggal 2 Mei?? *kemudian menyanyikan lagu happy birthday untuk diri sendiri.
Tahun ini cukup spesial. Bukan karena banyak kado atau ratusan ucapan selamat. NO!! Karena si *ehem* pun sampai sekarang belum ngucapin. Oke back to topic pleasee.... Tapi karena 2 minggu yang lalu, Allah gave me an early present, I got my S.Psi.... Alhamdulillah, akhirnya punya gelar baru, semoga senantiasa amanah terhadap gelar tersebut.
Dan yang spesial juga adalah, bapak yang kurang romantis dan sudah belasan tahun ga kasih kue ulang tahun, hari ini pesen kue ulang tahun cantik. heuheuheu terharuuu... Tapi sayang ada tulisan umur di atasnya, kan aku jadi merasa tua. Kecup cium untuk bapak yang baik hati, rajin ngaji dan rajin sholat di masjid, serta mampu jadi bank berjalan bagi keluarga. Terima kasih untuk didikkannya yang tidak otoriter tapi tetap tegas, yang sabar, dan selalu memberi motivasi tapi tidak menuntut, serta ga malu untuk memeluk atau mencium anak jika anak-anaknya mampu melakukan sesuatu yang luar biasa.
Beribu terima kasih juga untuk mama yang dengan kesabaran dan penuh cinta mendidik dan membesarkan ade meskipun harus tetap bekerja. Terima kasih untuk memahami segala kebutuhan ade tanpa perlu ade harus banyak cerita (oke aku cukup tertutup untuk hal-hal yang bersifat private, termasuk dengan keluarga). Dan terima kasih atas segala doanya. Ade ga akan jadi seperti sekarang selain doa dan ridha dari mama :*
Thanks to Allah... untuk kebaikan-kebaikan yang tiada henti Kau berikan untukku. Dan terima kasih untuk setiap ujianMu yang senantiasa menjadi media pendewasaan bagiku.
Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mendoakan dan mengucapkan *terharu*
Terima kasih juga untuk para followers tercinta, atau yang cuma stalking (pede bgt), or lagi iseng-iseng nyasar blog wlaking ke blog ini. Berkat kalianlah aku tetap setia menulis (meskipun sekarang agak jarang). Jangan bosen-bosen ya mampir ke blog aku. Yaah, i know, meskipun tulisanku standar. Tapi semakin banyak yang baca tulisanku, semakin semangat untuk nulis, dan semakin banyak belajar untuk nulis. Karena diam-diam aku kepingin jadi penulis, tapi ya gitu, sadar diri atas kemampuan nulis yang pas-pasan.
Oh iya terima kasih juga untuk kamu yang selalu jadi alasan aku nulis. Meskipun kamu belum ngucapin selamat ulang tahun tapi termaafkan lah yaaa. Kayanya emang selalu dimaafkan, duuuuh :'(
Terima kasih juga untuk orang-orang yang sudah menginspirasi aku *hug*. Para beauty blogger dan para beauty vlogger, terima kasih sudah menceburkan aku ke dunia yang ternyata passion aku sejak kecil. Yuuk mariii yang kepingin tau passion baru turfa bisa main-main ke sini.
Hatur nuhun pisan sadayana. Semoga bertambahnya usia ini bukan hanya sekedar bertambahnya angka, namun bertambah juga kedewasaan dan kedekatan dengan Sang Pencipta. Aaminn :)
Oh iya sekarang tanggal berapa ya? Hah..tanggal 2 Mei?? *kemudian menyanyikan lagu happy birthday untuk diri sendiri.
Happy birthday to me
Happy birthday to
Happy birthday
Happy birthday
Happy birthday to me
Tahun ini cukup spesial. Bukan karena banyak kado atau ratusan ucapan selamat. NO!! Karena si *ehem* pun sampai sekarang belum ngucapin. Oke back to topic pleasee.... Tapi karena 2 minggu yang lalu, Allah gave me an early present, I got my S.Psi.... Alhamdulillah, akhirnya punya gelar baru, semoga senantiasa amanah terhadap gelar tersebut.
Dan yang spesial juga adalah, bapak yang kurang romantis dan sudah belasan tahun ga kasih kue ulang tahun, hari ini pesen kue ulang tahun cantik. heuheuheu terharuuu... Tapi sayang ada tulisan umur di atasnya, kan aku jadi merasa tua. Kecup cium untuk bapak yang baik hati, rajin ngaji dan rajin sholat di masjid, serta mampu jadi bank berjalan bagi keluarga. Terima kasih untuk didikkannya yang tidak otoriter tapi tetap tegas, yang sabar, dan selalu memberi motivasi tapi tidak menuntut, serta ga malu untuk memeluk atau mencium anak jika anak-anaknya mampu melakukan sesuatu yang luar biasa.
Beribu terima kasih juga untuk mama yang dengan kesabaran dan penuh cinta mendidik dan membesarkan ade meskipun harus tetap bekerja. Terima kasih untuk memahami segala kebutuhan ade tanpa perlu ade harus banyak cerita (oke aku cukup tertutup untuk hal-hal yang bersifat private, termasuk dengan keluarga). Dan terima kasih atas segala doanya. Ade ga akan jadi seperti sekarang selain doa dan ridha dari mama :*
Thanks to Allah... untuk kebaikan-kebaikan yang tiada henti Kau berikan untukku. Dan terima kasih untuk setiap ujianMu yang senantiasa menjadi media pendewasaan bagiku.
Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mendoakan dan mengucapkan *terharu*
Terima kasih juga untuk para followers tercinta, atau yang cuma stalking (pede bgt), or lagi iseng-iseng nyasar blog wlaking ke blog ini. Berkat kalianlah aku tetap setia menulis (meskipun sekarang agak jarang). Jangan bosen-bosen ya mampir ke blog aku. Yaah, i know, meskipun tulisanku standar. Tapi semakin banyak yang baca tulisanku, semakin semangat untuk nulis, dan semakin banyak belajar untuk nulis. Karena diam-diam aku kepingin jadi penulis, tapi ya gitu, sadar diri atas kemampuan nulis yang pas-pasan.
Oh iya terima kasih juga untuk kamu yang selalu jadi alasan aku nulis. Meskipun kamu belum ngucapin selamat ulang tahun tapi termaafkan lah yaaa. Kayanya emang selalu dimaafkan, duuuuh :'(
Terima kasih juga untuk orang-orang yang sudah menginspirasi aku *hug*. Para beauty blogger dan para beauty vlogger, terima kasih sudah menceburkan aku ke dunia yang ternyata passion aku sejak kecil. Yuuk mariii yang kepingin tau passion baru turfa bisa main-main ke sini.
Hatur nuhun pisan sadayana. Semoga bertambahnya usia ini bukan hanya sekedar bertambahnya angka, namun bertambah juga kedewasaan dan kedekatan dengan Sang Pencipta. Aaminn :)
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
7:47:00 PM
Jumat, 27 Maret 2015
Dear turfa
Finally, I'm back! Masih dengan ke-hectic-an skripsi yang insya Allah dalam waktu dekat akan selesai, doakan :)
Kali ini belum ada ispirasi untuk nulis apa di blog ini, so aku posting beberapa tulisan aku yang "dibuang sayang".
Kali ini belum ada ispirasi untuk nulis apa di blog ini, so aku posting beberapa tulisan aku yang "dibuang sayang".
Dear, turfa...
Ingatkah kau saat ayahmu mencium dan memelukmu ketika kau jadi seorang pemenang??Ingatkah kau saat ibumu ikut menangis ketika kau sedang sangat bersedih??Ingatkah kau saat kakak laki-lakimu berteriak histeris ketika kepalamu membentur batu besar??Ingatkah kau saat kakak perempuanmu rela menghadang hujan badai ketika kau bilang kau masuk rumah sakit??Ingatkah kau saat nenekmu selalu membelamu ketika kau bertengkar dengan kakak-kakakmu??Ingatkah kau saat nenekmu satu lagi selalu membuatkan kue kesukaanmu ketika kau mengunjungi rumahnya??Ingatkah kau saat sepupumu datang tengah malam ke rumahmu ketika kau bilang takut sendirian??Ingatkah kau saat teman-temanmu memeberikan kejutan ulang tahun??Ingatkah kau saat teman dekatmu yang pertama rela mendengarkan ceritamu hingga tengah malam??Ingatkah kau saat teman dekatmu yang kedua rela membagi cokelatnya yang sedikit ketika kau bilang kau sedang sedih??Ingatkah kau saat teman dekatmu yang ketiga selalu memberimu semangat ketika kau merasa terpuruk??Ingatkah kau saat teman dekatmu keempat selalu memberimu nasihat??Ingatkah kau saat tetanggamu mengetuk pintu rumahmu dan menanyakan apakah kau sudah makan ketika kau sedang sendirian di rumah??Itu semua hanya sebagian kecil yang kuceritakanTak sadarkah kau, banyak yang mencintaimu, menyayangimu, bersimpati bahkan berempati padamu??Kau tertidur terlalu pulas hari ini, hingga tak kau sadari semuanyaHey, ayo bangun...Kenapa kau membenci dirimu sendiri, hidupmu sendiri??Kau lupa caranya berdoa??Kau lupa caranya meminta??Kau lupa bahwa kau tak hidup seorang diri??Pijakkan kakimu ke tanah, bukalah matamu sedikit lagi, tegakkan badanmu.Meskipun dunia ini kejam, tapi tak sekejam yang kau bayangkanBangun...bangun...Maafkan dirimu, masa lalumuBukankah kau pernah bilang kau suka melihat ke depan??Tapi kenapa kau sering menengok ke belakang??Kau takut ada yang tertinggal??Ahh.. payah, kau pengecut!!Ayoo.. jangan biarkan orang memanggilmu gila.Jangan biarkan kau melewatkan masa-masa indahmu begitu sajaTunjukkan senyummuSenyum termanismu yang belum pernah kau perlihatkan pada siapa punJangan kau simpan terlalu lamaHey lihat..Matahari sudah hampir terbitAyoo bersiap!!Kebahagianmu sudah menanti untuk kau gapai
30 Oktober 2012
Catatan kecil
Turfa Nujjiya
dibuat pukul
12:25:00 PM
Langganan:
Postingan (Atom)






