Jumat, 03 Oktober 2014

8 + 1 = Complete

Masih dalam edisi berkabung karena SNSD ditinggalkan salah satu aset terbaik grup, yang menurut aku memiliki suara kedua terbaik setelah leadernya, Taeyeon. Ahh, sepertinya agak lebay kalau ikutan sedih, tapi entahlah saat denger berita duka itu, spontan aku langsung galau dan berharap sebuah keajaiban, berharap pihak SM menarik kembali keputusannya, and will bring our Sica come. Huhuhu.. udah 15 tahun Mr!!

Jadi beginilah kisah kasih aku dengan per-korean...

Saat menginjak SMA, aku anti banget sama korea-korean. Dua drama korea yang aku tonton cuma Full House sama Jewell in the Palace, setelah itu ga nonton-nonton lagi. Suatu hari diajakin main ke rumah salah seorang teman sekelas, disuguhi drama korea BBF. Awalnya mau ikutan nonton karena ikut-ikutan daripada ga ada kerjaan di rumah orang (kan ga lucu kalau nyapu ngepel di rumah orang). Eh akhirnya jatuh cinta dan kecanduan. Setelah itu langganan nonton drama korea di Indosiar. Menginjak akhir SMA, aku mulai mengenal yang namanya YOUTUBE yang akhirnya meracuni aku hingga sekarang. Awalnya iseng-iseng streaming. Saat itu lagi booming Nobody nya Wonder Girl. Lalu coba-coba nonton MV (Video Klip) K-pop yang lain. Dan akhirnya nonton SNSD deh a.k.a Girls' Generation a.k.a GG. Kalau ga salah MV SNSD pertama yang aku tonton itu judulnya OH!. "Hiiihhh... aneh!" itulah komentar aku saat nonton MV OH! Tapi saat nonton MV yang judulnya Girls' Generation, penilaian buruk aku sama grup 9 cewek ini langsung berubah, apalagi mereka pakai baju unyuk-unyuk dengan tulisan nama mereka masing-masing di depan kaosnya. Ada satu bagian di lagu itu yang aku suka banget dan menurutku suara yang nyanyi bagus, aku coba cari tau suara siapa dan ternyata suaranya si ice princess, Jessica. Dan Jessica lah awal mula akhirnya aku suka sama SNSD dan per-Kpop-an. Mulailah aku kenal dan suka girl band korea yang lain, 2NE1, Miss A, A Pink dan buanyaaaak lagiiii... Makanya saat tau Jessica keluar dari SNSD, aku cediiiiiih aneeuttthhhhh :'( kenapa Jessica kenapa??? Meskipun lebih baik ga ada yang keluar dan tetep ber-9, tapi kalau Jessica yang keluar, aku bener-bener sedih.

Awalnya aku kira alasan Jessica keluar dari SNSD itu karena doi mau nikah. Karena belum lama ini sempet ada isu kalau Jessica lagi deket sama salah satu artis China, lupa siapa namanya. Eh tapi ternyata bukan. Yang bikin tambah sedih saat baca pernyataan Jessica di Weibo nya. Entahlah pihak mana yang benar dan apa alasan sebenarnya Jessica keluar dari SNSD, yang jelas aku sediiiiih!!!

Dan sampai sekarang aku masih berharap keluarnya Jessica dari SNSD hanya sebatas mimpi #maafakumulailebay #tapiakuemanglebay #ehmaksudnyasedih #staystrongjessica #staystrongsone #snsdharustetepber9 huaaaaa :'(

PS: aku ga nyangka bakal se-lebay ini loooh tapi emang sediiiih....

Yihaaa... ini dia bonus spesial buat kalian :)




Sabtu, 16 Agustus 2014

Lagi-lagi Tentang Cinta

Tadi aku bertemu dengannya, saling menyapa dan tertawa. Mungkin kali ini ia mengira aku jatuh cinta lagi padanya. Tapi tidak! Aku lelah berpura-pura, aku lelah mencintainya tanpa balasan. Aku bukan pecinta sempurna yang mencintai dengan tulus tanpa harapan cinta terbalaskan. Aku selalu berharap dan berharap, sampai-sampai aku menyebutnya si PHP (pemberi harapan palsu), tapi sesungguhnya bukan ia yang memberi harapan palsu, tapi aku yang tak henti berharap. Tapi kini aku kibarkan bendera putihku, aku menyerah. Bukan karena aku sedang mencintai yang lain. Tapi aku muak dengan kisah cintaku sendiri, seringnya berakhir menyedihkan. Aku pun sudah muak membohongi hati nuraniku sendiri dengan berpura-pura bahagia melihatnya bahagia dengan yang lain, yang berpura-pura tak menghiraukan saat ia menggoda wanita yang diincarnya. Aku pun menangis seperti yang lain, tapi bukan air mata yang keluar, tapi barisan aksara yang tak berani kuceritakan pada siapa pun, biarlah si buku harian jadi saksi bisu aku pernah mencintainya dengan luka yang menganganga. Kumpulan kata tak kan mampu mengisahkan mellow dramaku, selebihnya kutumpahkan lewat doa, lewat sajak-sajak yang sering kubaca, lewat lirik-lirik lagu yang sering kudengar, lewat senyuman yang seringnya kupaksakan.

Kemarin seorang teman menceritakan kisah cintanya yang pilu, lalu aku tersadar kenapa selama ini tak kuputuskan saja jalan hidupku. Selalu berharap ia akan mencintaiku lagi atau membiarkan diri ini bahagia dengan mengikhlaskannya. Dan aku memilih pilihan kedua, aku ingin menyerahkan segala cinta ini hanya untuk seseorang yang pantas mendapatkannya. Memang cintaku tak sebesar cinta tokoh-tokoh dalam negeri dongeng, tapi paling tidak aku menyimpannya rapat-rapat. Ahh.. mungkin kalian bosan membaca tulisan-tulisanku yang melulu tentang cinta. Karena kisahku yang lain kututurkan langsung lewat lisan, aku malas menulisnya. Hanya kisah cinta yang mampu membuatku ingin menulis, menulis, dan menulis.

Andai jatuh cinta bisa memilih, aku tak kan memilih dia yang akan mengecewakanku. Tapi inilah hidup, ada hikmah dari setiap takdir yang sudah Tuhan gariskan, tinggal aku mau ataau tidak mengambil hikmah dari perjalanan kisah cintaku. Setidaknya aku pernah melawan luka, setidaknya aku pernah mengambil keputusan yang pastinya tak mudah, setidaknya aku belajar mengikhlaskan dan bersabar menunggu sang pangeran yang Tuhan simpan untukku datang :)